Rabu, 23 Januari 2013

Pedagogi Olahraga Sebagai Bagian dari Ilmu Kepelatihan Olahraga

PEDAGOGI OLAH RAGA SEBAGAI BAGIAN
DARI  ILMU PENGETAHUAN OLAHRAGA

Pedagogi Olahraga ( Sport Pedagogy ) adalah sebuah disiplin ilmu keolahragaan yang berpotensi untuk mengintegrasikan subdisiplin ilmu keolahragaan lainnya untuk melandasi semua praktek dalam bidang keolahragaan yang mengandung maksud dan tujuan untuk mendidik. Dapat diambil pendapat lain bahwa yang dimaksud, Pedagogi  Olahraga ( Ilmu Pendidikan Olahraga ), dapat didefinisikan sebagai bidang teoritikal dari ilmu olahraga yang berhubungan dengan kemungkinan dan batasan pendidikan olahraga. Kajian ruang lingkup sport pedagogi istilah lazimnya dan disepakati di tingkat internasional memang tidak lepas dari pemahaman kita terhadap eksistensi Ilmu Keolahragaan ( Sport Science ). Inti dari pemahaman itu sendiri terdiri dari dua cabang: cabang disipliner dimana olah raga dianggap sebagai sebuah kategori umum dari aktivitas manusia dan di pahami dengan mengacu pada pola dasar kajian (seperti biologi, psikologi, sosiologi dsb) dan cabang psikomotor.

Pedagogi olah raga sebagai bagian dari ilmu pengetahuan keolahragaan mengkaji dari dua aspek yaitu:
1.      Cabang Disipliner
adalah cabang yang membahas tentang urutan pemahaman yang paling dasar dari olah raga, artinya ilmu keolahragaan mengkaji fenomena keolahragaan dan yang berolahraga adalah manusia, karena itu ilmu keolahraagaan memiliki dimensi kajian yang sangat kompleks sejalan dengan kompleknya keberadaan manusia. Ilmu keolahragaan berkembang dari ilmu terdahulu yang mengkaji tentang manusia dalam berbagai dimensinya, melalui pemfokusan kajian dalam manusia yang melakukan aktifitas olahraga.
Ada 5 bidang teori yang mendukung yakni,
  1.      Biologi      : Biologi secara umum dipahami sebagai ilmu yang menjelaskan tentang fisik (struktur mekanik) dan karakteristik kimia (fungsional) tanaman dan hewan. Dengan demikian dimensi biologi pertimbangan efek aktivitas olahraga divariable biologis dari urutan fungsional (seperti denyut jantung, volume stroke, tekanan darah, konsumsi oksigen, tingkat metabolisme, kimia darah dan sejenisnya), serta pengaruh dari karakteristik psikologis dalam pencapaian dalam olahraga yaitu (kekuatan, kecepatan, daya tahan, fleksibilitas, kelincahan dan keseimbangan) di bawah kondisi lingkungan yang beragam.
    2.      Psikologi   : Psikologi olahraga meneliti variable psikologis motivasi, kepribadian, kecerdasan, dan emosi karena efek atau dipengaruhi oleh kegiatan olahraga.
   3.      Sosiologi   : Meneliti variable sosiologis yang meliputi status sosial, mobilitas sosial, proses sosialisasi,jenis kelamin dan kelompok umur, penyimpangan sosial, perubahan sosial dan konflik sosial.
    4.      Sejarah     : Bahwa olahraga telah dinikmati melalui pengalaman historis budaya manusia.
   5.      Filosofi      : Membahas isu-isu khas olahraga, menilai status olahraga sehubungan dengan realitas, pengetahuan dan nilai pada umumnya.

2.      Psikomotor
Mengkaji bagian olahraga yang memberikan keterlibatan dalam subtansi yang sebenarnya dari olahraga serta data sederhana untuk dikaji secara disipliner olahraga pada umumnya, untuk mendapatkan pemahaman olahraga yang sistemik dan komprehensif. Contoh: olahraga individu meliputi bersepeda, anggar, angkat besi, menembak. Olahraga tim meliputi baseball, sepak bola, bola voli. Olahraga klasik musim dingin meliputi ski jumping, speed skating dll.

C.           Kesimpulan
Pedagogi sebagai ilmu pengetahuan merupakan ilmu  yang menyelidiki, merenungkan tentang gejala-gejala perbuatan mendidik. Pedagogi olahraga sebagai bagian dari ilmu pengetahuan keolahragaan, salah satunya mengkaji cabang disipliner dan cabang psikomotor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar